Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Dibutuhkan Sinergi Kuat Pemerintah dan Masyarakat Untuk Wujudkan Generasi Emas Indonesia

 

Makassar, Sulawesi Selatan – Indonesia sedang menuju generasi emas di tahun 2045 mendatang. Hal itu tentu sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakambuming Raka.

Dalam sosialisasi program Makan Bergizi Gratis bersama warga Makassar Sabtu, 15 Februari 2025 Kapoksi Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi mengigatkan kepada masyarakat bahwa untuk saling bekerjasama dalam menjalankan program baru ini.

”Agar masyarakat paham terkait dengan program-program pemerintah, sampai menurunkan deputi, tenaga ahli, untuk sosialisasi, agar masyarakat paham, sehingga bisa memberikan informasi positif kepada masyarakat,” tutur Ashabul Kahfi.

Tujuan utama program Makan Bergizi Gratis yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sayangnya, yang terjadi dimasyarakat saat ini ialah banyak anak-anak sekolah yang tidak sarapan saat pergi ke sekolah.

 Ada 44% siswa kita tidak sarapan waktu berangkat sekolah, mungkin orang tuanya tidak punya waktu, terkadang sudah di siapkan di rumah, buat dibawa ke sekolah, pas di sekolah tidak dimakan karena melihat makanan yang sekarang siap saji, sekarang anak-anak yang mengalami gagal ginjal tinggi sekali, karena makan yang tidak sehat,” ungkap Ashabul.

 

Untuk menjawab permasalahan tadi, program Makan Bergizi Gratis bisa menjadi solusi untuk mendorong kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Sehat adalah kebutuhan dasar, tidak ada negara yang maju jika tidak didukung kesehatan yang baik.

Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Indonesia di 2045 memimpikan generasi yang emas. Generasi emas akan tercapai apabila kesehatannya berkualitas. 60% penduduk indonesia berada pada usia produktif, usia 16-60 tahun. Saya tidak masuk karena sudah 65 tahun tapi masih produktif karena masih berdiri di depan ibu bapak semua, kalau politisi tidak ada pensiunnya,” jelasnya.

 

Dalam program ini, makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

 

Artikel Terkait