Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Cirebon, Jawa Barat – Masyarakat mempunyai peranan penting dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi pemberdayaan masyarakat pada 19-21 Juni 2025.
Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat mengenai asupan gizi. Keberhasilan program MBG akan sangat bergantung pada tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta melibatkan peran aktif masyarakat dalam pengawasan
Perwakilan Badan Gizi Nasional, Rima Nurisa Brahmani, menyampaikan Makan Bergizi Gratis merupakan program andalan Presiden Prabowo untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045.
“Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup dan seimbang untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal,” ucap Rima Nurisa.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan,
Masyarakat harus berkontribusi aktif dalam program MBG dengan menghidupi dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Badan Gizi Nasional pun bekerja sama dengan stakeholder- stakeholder di bidangnya khususnya yang bergerak di bidang pangan.
“Dapur atau SPPG harus berjarak tidak lebih dari 20 menit dari dapur ke sekolah yang akan di distribusikan agar makan tersebut tetap terjamin nilai mutu gizi nya,” ucap Rima.
Setiap dapur MBG dikelola oleh seorang kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Satu SPPG akan menyerap 45-50 petugas yang akan menyiapkan makanan.
Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengelolaan limbah di setiap dapur MBG dengan ketat.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional adalah lembaga atau institusi yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, dan evaluasi program-program di bidang gizi masyarakat pada tingkat nasional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan status gizi penduduk, mencegah dan mengatasi masalah gizi, serta mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.(*)