Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Cilacap, Jawa Tengah - DPR RI berkomitmen penuh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan lancar. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus meimplementasikan program MBG untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat diseluruh wilayah di Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih saat sosialisasikan program MBG di Cilacap Minggu, 13 Juli 2025. Program MBG diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih menegaskan komitmen pemerintah terhadap kelancaran program Makan Bergizi Gratis. Dengan melakukan sosialisasi ini, pemerintah terus mencari solusi agar makanan bergizi dapat diakses secara merata hingga ke pelosok.
“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ucap Teti Rohatiningsih.
Pemerintah juga akan menjami mengenai menu makanan dalam program MBG sudah disusun berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan. Tujugan tentu saja berguna untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi secara optimal bagi setiap penerima manfaat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.
Realisasi program ini tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung, baik melalui kemitraan dalam pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), maupun melalui edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai pentingnya akses terhadap makanan bergizi secara merata dan berkelanjutan.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.