Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

DPR RI: MBG Bukan Hanya Tentang Makanan Tetapi Juga Tentang Masa Depan Bangsa

Palembang, Sumatera Selatan (8/11) – Gizi yang disiapkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal makanan semata tapi ini juga menyangkut harapan untuk masa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak dini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, H. SN Prana Putra Sohe saat sosialisasikan program MBG di Ballroom Airish Hotel, Kota Palembang, pada Jumat, (7/11). Memberikan gizi seimbang dan tepat sejak dini merupakan kunci mendasar sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan.

“Kita tidak hanya bicara soal makanan, tetapi tentang membangun masa depan yang lebih sehat dan berdaya. Anak-anak, ibu hamil, dan lansia perlu mendapat perhatian khusus karena mereka merupakan fondasi masa depan bangsa,” ucap Prana Putra Sohe.

Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak. Oleh karena itu, memastikan asupan nutrisi yang memadai di usia dini menjadi prioritas utama.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

MBG menjadi titik awal dalam membentuk generasi bangsa yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi. Hanya dengan komitmen bersama dan integritas dalam pelaksanaannya, visi menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas dan tangguh dapat di wujudkan secara nyata.

 

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

 

Artikel Terkait