Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

DPR RI: Program MBG Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi, tapi Fondasi Utama Menuju Generasi Emas 2045

Nganjuk, Jawa Timur (6/10) –Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan, dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Soageng, Kabupaten Nganjuk, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan sebuah strategi nasional untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam sambutannya, Sam’ani Kurniawan menekankan bahwa MBG adalah mandat prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, DPR RI melalui Komisi IX berkomitmen untuk mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan program ini berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

“Program MBG adalah investasi strategis bangsa. Kami di DPR RI bersama Badan Gizi Nasional akan memastikan implementasinya tidak hanya menyentuh aspek gizi, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat lokal,” tegas Sam’ani saat sosialisasikan program MBG di Desa Soageng Sabtu (4/10).

Ia menambahkan, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari turunnya angka stunting dan meningkatnya kesehatan anak-anak, melainkan juga dari bagaimana program ini mampu menggerakkan roda ekonomi desa. Dengan keterlibatan petani, UMKM, hingga wirausaha lokal, program ini diproyeksikan menjadi katalis bagi tumbuhnya ekonomi kerakyatan.

 

Kemudian, Staf Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa menu MBG akan berbasis pangan lokal dan dikawal ahli gizi setempat. Hal ini untuk memastikan pemenuhan gizi sesuai kebutuhan serta memberdayakan potensi lokal.

Melalui kegiatan ini, Tenaga Ahli DPR RI menegaskan kembali bahwa Program MBG bukan sekadar kebijakan teknis, melainkan bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia unggul. MBG adalah pondasi menuju Indonesia sehat, kuat, dan berdaya saing global, sebagai bekal memasuki era Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

Artikel Terkait