Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Madiun, Jawa Timur (5/11) - Anggota Komisi IX DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan, menegaskan pentingnya keberlanjutan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional. Dalam kegiatan sosialisasi MBG di Gedung Panca Sakti, Dagangan, Madiun Senin, (3/11).
Dalam kesempatannya itu, ia menilai bahwa program ini tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga berperan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak sedini mungkin, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.
“Badan Gizi Nasional adalah mitra Komisi IX dan menjadi pelaksana dari program prioritas presiden. Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi investasi besar bagi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar M. Sam’ani Kurniawan.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam program MBG juga menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat. Melalui pemberdayaan pelaku UMKM lokal, pemanfaatan bahan pangan daerah, dan pelibatan komunitas masyarakat, program ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung di tingkat desa.
Selain itu, Staf Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, menegaskan bahwa MBG dirancang secara komprehensif untuk memperbaiki pola konsumsi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang. “Program ini berfokus pada peningkatan akses terhadap makanan bergizi serta edukasi gizi yang berkelanjutan. Seluruh proses distribusi dilakukan dengan standar higienitas tinggi agar masyarakat mendapatkan makanan yang aman dan berkualitas,” jelasnya.
Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Di sinilah edukasi gizi memainkan peran krusial, baik melalui kurikulum formal sekolah maupun pendekatan di luar ruang kelas, guna mengoptimalkan dampak dari kebijakan pemerintah tersebut.
Melalui pernyataan dan komitmen para pemangku kepentingan tersebut, Program Makan Bergizi Gratis dipandang sebagai langkah konkret dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.