Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Pasaman Barat, Sumatera Barat – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Ade Rezki Pratama menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah invetasi berharga bangsa Indonesia. Tak hanya gizi, program MBG juga dapat meningkatkan kesehatan dan perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama saat sosialisasikan program MBG di Pasaman Barat Kamis, 26 Juni 2025. Program MBG akan menciptakan efek domino yang menguntungkan bagi masyarakat. Asupan gizi yang diberikan setiap hari diharapkan dapat melahirkan generasi Indonesia yang berkualitas.
Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama menyampaikan bahwa program yang ditunjukan kepada empat kelompok penerima manfaat ini adalah sebuah investasi berharga sebagai langkah pemerintah menuju Indonesia emas ditahun 2045.
“Upaya Presiden menyediakan pemenuhan gizi merupakan investasi strategis Pemerintah di bidang human capital yang akan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Ade Rizki.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan,
Program MBG menjadi titik awal dalam membentuk generasi bangsa yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi. Hanya dengan komitmen bersama dan integritas dalam pelaksanaannya, visi menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas dan tangguh dapat kita wujudkan secara nyata.
Dukungan dan partisipasi masyarakat yang teredukasi menjadi kunci keberhasilan dan keberlanjutan program MBG dan mengajak masyarakat yang berminat menjadi mitra dalam program MBG untuk mengikuti alur kemitraan yang telah ditetapkan melaui portal resmi BGN www.mitra.bgn.go.id, tanpa ada pungutan biaya.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.