Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

DPR RI Tegaskan Komitmen Penguatan Program MBG untuk Generasi Indonesia yang Lebih Sehat

Tabanan, Bali (27/11) – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menegaskan keberpihakan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan generasi muda mendapatkan dukungan gizi yang layak, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Menurutnya, program MBG tidak boleh dipandang sebagai kebijakan biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia sangat bergantung pada kecukupan gizi sejak usia dini. Oleh karena itu, DPR berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini, mulai dari penyusunan regulasi, pengawasan pelaksanaan, hingga peningkatan kapasitas lembaga yang menjalankannya.

Walau tak bisa hadir secara langsung, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menyoroti pentingnya edukasi gizi sebagai bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan MBG. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya terkait pemenuhan makanan bergizi, tetapi juga perubahan pola konsumsi masyarakat yang banyak terpapar makanan cepat saji dan ultra-proses.

“Rantai pasok berbasis lokal bukan hanya membuat program lebih efisien, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Ketika petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha kecil terlibat, keberadaan program MBG memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar penyediaan makanan bergizi,’ ucap Charles Honoris melalui video daring pada Selasa, (25/11).

Karena itu, program ini harus didukung dengan upaya edukatif yang konsisten, agar masyarakat khususnya orang tua mampu membuat pilihan makanan yang lebih sehat.

Sebagai wakil rakyat, Charles juga menegaskan kesiapan DPR untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan awal: menghadirkan anak-anak Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif, mengingat keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi oleh dukungan seluruh elemen bangsa.

Artikel Terkait