Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Dr Gamal: Kualitas Makanan Anak-anak Hari Ini Adalah Investasi Mahal Bangsa Indonesia

Malang, Jawa Timur (13/11) - Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Gamal, M.Biomed bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Malang. Program MBG merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi seimbang ke masyarakat.

Sosialisasi program MBG adalah langkah awal pemerintah untuk memberikan pembekalan ke masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang sejak dini. Anggota Komisi IX DPR RI, Gamal, M.Biomed menyampaikan nutrisi dan gizi tepat sejak dini menjadi penting terhadap tumbuh kembang seseorang.

“Program ini bukan sekadar bantuan sosial temporer, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul. Kualitas gizi anak-anak hari ini akan menentukan produktivitas tenaga kerja esok,” tutur Gamal, M. Biomed saat sosialisasikan program MBG dihadapan warga Malang, pada Minggu, (9/11).

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan

Lebih lanjut, Gamal M. Biomed menyebut bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2045. Untuk itu program MBG menjadi langkah penting pemerintah untuk menjawab tantangan dimasa depan dan dapat bersaing secara global.

 

MBG menjadi titik awal dalam membentuk generasi bangsa yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi. Hanya dengan komitmen bersama dan integritas dalam pelaksanaannya, visi menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas dan tangguh dapat kita wujudkan secara nyata.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Artikel Terkait