Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Edy: Program MBG Langkah Nyata Pemerintah Memberantas Gizi Buruk

Kabupaten Rembang, Jawa Tengah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberantas gizi buruk yang terjadi di masyarakat. Memberikan akses gizi kepada masyarakat di seluruh Tanah Air diharapkan menjadi kebijakan tepat dalam mengatasi stunting dan malnutrisi.

Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis seperti yang saat ini disosialisasikan di Rembang pada Kamis, 19 Juni 2025. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan komitmen pemerintah terhadap program MBG dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan akses gizi.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif strategis Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” ucap Edy Wuryanto.

Program MBG bukan sekadar pemberian makanan, melainkan strategi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul Indonesia sebagai persiapan menuju Generasi Emas di tahun 2045 dengan fokus pada kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas masyarakat.

Untuk menjalankan program MBG tentunya membutuhkan penguatan ataupun kolaborasi lintas sektor dari pihak-pihak terkait. Pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama dan komitmen kuat dalam implementasi program MBG mengingat gizi adalah urusan bersama yang harus dibenahi.

Koordinasi antara BGN, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan akan saling bersinergi demi kelancaran program MBG. Badan Gizi Nasional berkomitmen penuh untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi nyata bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.(*)

Artikel Terkait