Tiga Tips Sederhana yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan
Salah satu tujuan utama saat diet adalah mengonsumsi cukup protein dan serat di setiap waktu makan.
Grobogan, Jawa Tengah (6/10) – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar inisiatif penyediaan makanan, melainkan sebuah investasi strategis untuk masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan saat sosialisasi program MBG di Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (4/10).
Makan Bergizi Gratis akan menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dalam program ini, makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.
“Program ini bukan hanya soal makanan. Ini soal masa depan. Kita ingin memastikan anak-anak, ibu hamil, dan lansia memperoleh asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. Tanpa itu, sulit membayangkan Indonesia menjadi bangsa yang berdaya saing global,” tegas Edy dalam sambutannya.
Edy menilai program MBG adalah jawaban konkret atas tantangan stunting yang masih membayangi banyak daerah di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan program ini hanya bisa tercapai jika ada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas.
Dengan dukungan berbagai pihak, program MBG diharapkan menjadi fondasi penguatan ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Tidak ada bangsa besar tanpa generasi yang sehat. MBG adalah instrumen penting untuk memastikan Indonesia tidak kehilangan bonus demografi, tetapi justru memanfaatkannya menjadi kekuatan besar di masa depan,” tutup Edy.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.