Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Eko Kurnia Ajak Warga Bengkulu Jadikan MBG Sebagai Momentum Memajukan Bengkulu

Bengkulu, Maluku (8/10) – Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih menyampaikan harapannya kepada warga Desa Bumi Sari Jaya dan masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG merupakan program andalan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Hal itu disampaikan Eko Kurnia Ningsih saat sosialisasikan program MBG di Kantor Desa Bumi Sari Jaya, Kecamatan Ujan Mas, Bengkulu Senin (6/10). Sosialisasi ini menjadi langkah awal pemerintah dalam memberikan edukasu gizi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat.

Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih, mengajak masyarakat Bengkulu untuk menjadikan kebijakan baru ini sebagai langkah penting dalam memajukan Bengkulu dan juga bangsa Indonesia.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah nyata menuju Bengkulu yang lebih sehat, lebih maju, dan lebih sejahtera,” tutur Eko Kurnia Ningsih.

Senada, Anggota DPRD Bengkulu, Edwar Samsi juga berharap agar masyarakat Bengkulu dapat berperan aktif dalam program MBG. Para pelaku usaha lokal atau UMKM diharapkan dapat menjadi penyuplai bahan pokok ke dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kita berharap masyarakat desa bisa berperan aktif, termasuk UMKM lokal, dalam penyediaan bahan pangan. Dengan begitu, selain meningkatkan gizi anak, kita juga dapat menggerakkan ekonomi desa,” jelasnya.\

Program MBG akan menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program MBG akan menjami mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

 

 

Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

 

Artikel Terkait