Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Bitung, Sulawesi Utara (19/10) – Dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi elemen utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pendirian dapur sehat yang segera merata dapat memperluas penerima manfaat di seluruh Indonesia khususnya diwilayah Bitung. Setiap dapur MBG, akan menyiapkan ribuan porsi makanan untuk diberikan ke penerima manfaat yang berada disekitar lokasi SPPG.
DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menyampaikan pentingnya program MBG untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah Bitung. Untuk itu program MBG diharapkan dapat segera terealisasikan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami mendorong agar BGN segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini. Selain itu, saya berharap ada percepatan pembangunan dapur-dapur MBG di wilayah Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Utara, agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tutur Felly Estelita di Gereja GMAHK Smirna Winenet Nembo, Bitung, pada Kamis (16/10).
Setiap dapur MBG akan dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Satu SPPG akan menyerap 45 - 50 petugas yang akan menyiapkan makanan.
Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengelolaan limbah di setiap dapur MBG dengan ketat.
Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas.
Realisasi program MBG tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung, dengan menjadi kemitraan dalam pelaksanaan SPPG (Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi).