Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Ini Kata Ravindra Airlangga Saat Sosialisasikan Program MBG di Desa Lewisadeng Bogor

Bogor, Jawa Barat (23/10) - Anggota Komisi IX DPR RI, Ravindra Airlangga, bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kembali hadir untuk masyarakat Bogor dalam misinya memperluas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). DPR RI bersama BGN akan menjalankan program MBG sekaligus sebagai pengawas dilapangan agar program ini dapat berajalan dengan optimal.

Komitmen Pemerintah terhadap program MBG itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ravindra Airlangga saat mengedukasi masyarakat di GOR Desa Sadeng, Kecamatan Lewisadeng, Rabu (22/10). Sosialisasi ini menjadi langkah awal pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat.

Dihadapan ratusan warga Desa Lewisadeng, Anggota Komisi IX DPR RI, Ravindra Airlangga, menyampaikan perkembangan program MBG menuju akhir tahun 2025. Pemerintah sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun demi kelancaran program MBG disemua daerah.

“Kami di Komisi IX terus memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan MBG. Bila ada kendala di lapangan, harus segera diperbaiki dan dievaluasi oleh Badan Gizi Nasional,” tutur Ravindra Ailangga.

Menurut Ravindra pembangunan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga harus segera dilakukan percepatan pembangunan dapur-dapur bergizi di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di Desa Lewisadeng. Tujuan yakni tentu aja agar program MBG dapat semakin meluas di Kabupaten Bogor dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Program MBG akan menyasar pada empat kelompok utama yakni perserta didik dari PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pemerintah juga sudah memastikan makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

 

 

MBG juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang cukup solid untuk memastikannya agar tepat sasaran. Anggota DPR RI, Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan saling bekerjasama agar program Makan Bergizi Gratis ini dapat menjadi langkah strategis dalam menanggulangi permasalahan gizi di Banjarbaru secara berkelanjutan.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

 

Artikel Terkait