Irma Suryani saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Irma Suryani Apresiasi Dukungan Warga Organ Ilir Sukseskan Program MBG

Ogan Ilir, Sumatera Selatan – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani mengapresiasi antusias dan dukungan warga Ogan Ilir dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, peran masyarakat sangat membantu di program baru ini khususnya dalam memberikan edukasi mengenai asupan gizi.

Hal itu disampaikan Irma Suryani saat sosialisasikan program MBG didepan ratusan warga Ogan Ilir Jumat, 9 Mei 2025. Dalam kesempatannya itu ia memberikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap program strategis nasional ini.

Kami menyadari bahwa keberhasilan program ini tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat lokal. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama dari para tokoh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir yang selama ini telah menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi dan contoh kepada warga,” terang Irma.

Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

 

Peran aktif masyarakat tentunya akan sangat menentukan terhadap kesuksesan program MBG. Sebab fakta dilapangan menyebutkan bahwa masyarakat menjadi bagian penting terutama dalam perannya mengisi dapur sehat. Masyarakat bisa menjadi mitra yang memasok makanan ke dapur sehat ataupun petugas yang akan bekerja di dapur.

Dapur Sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dikelola dan diawasi langsung oleh mitra kerja pemerintah yakni Badan Gizi Nasional (BGN). Kepada dapur sehat dan para petugas yang berasal dari masyarakat akan dipilih oleh BGN.

Berdasarkan data per 22 Januari 2025 lalu sudah terbentuk 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 38 provinsi. Dengan begitu Badan Gizi Nasional secara bertahap akan mendirikan 30 ribu Dapur MBG di seluruh Indonesia.

 

 

Artikel Terkait