Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Kediri, Jawa Timur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan baru pemerintah dalam fokusnya membenahi kasus stunting dan malnutrisi dimasyarakat. Kabupaten Kediri menjadi salah satu wilayah yang konsen mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya program MBG.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono saat sosialisasikan program MBG di Pare Minggu, 6 Juli 2025. Dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia, MBG diharapkan menjadi investasi besar jangka panjang bangsa Indonesia.
Pada saat sosialisasikan program MBG di Pare, anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono menegaskan bahwa program MBG dibentuk untuk memberikan akses penguatan gizi bagi masyarakat. Dengan begitu permsalahan stunting dan malnturisi dapat teratasi.
“Program MBG tidak hanya difokuskan pada penurunan angka stunting, tetapi juga merupakan langkah strategis yang memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Kediri,” ujar Heru Tjahjono.
Pemerintah juga akan menjamin mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.
DPR RI bersama BGN menetapkan program Makan Bergizi Gratis akan menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Senada, Kepala Instalasi Gizi RSUD Iskak Tulungagung Ratih Puspitaningtyas menyampaikan mengenai pentingnya kandungan nutrisi dalam setiap sajian makanan bergizi.
“Kombinasi yang tepat antara karbohidrat, protein, sayur-mayur, buah-buahan, dan lemak sehat tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal,” jelas Ratih.
Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.