Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Lucy Kurniasari Ajak Masyarakat untuk Bersama-sama Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

Depok, Jawa Barat (13/10) – Anggota Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk bergotong royong mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Masyarakat mempunyai peran yang cukup besar dalam program MBG disetiap daerah terutama bagi mereka yang terlibat aktif didapur sehat.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari, menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan program MBG yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

“Sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai tujuan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini tidak hanya memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi seimbang, tetapi juga menjadi investasi masa depan bangsa,” ujar Lucy Kurniasari saat sosialisasikan program MBG di Sawangan, Depok (11/10).

Lucy menjelaskan, program MBG merupakan upaya nyata pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Indonesia. Melalui pemberian makanan yang bergizi lengkap terdiri atas karbohidrat, protein, sayur, dan buah anak-anak penerima manfaat diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Kita ingin memastikan anak-anak ini tumbuh menjadi generasi unggul, bukan menjadi beban demografi. Karena itu, dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, sangat diperlukan agar pelaksanaannya berjalan optimal,” tambahnya.

Selain manfaat gizi, Lucy juga menyoroti potensi ekonomi lokal dari program ini. Ia mendorong agar pelaku UMKM setempat dilibatkan dalam rantai pasok penyediaan makanan bergizi, sehingga manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

 

Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

 

Artikel Terkait