Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Surabaya, Jawa Timur (12/11) – Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari meyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai persiapan menuju persaingan dikancah global. Anak-anak yang mendapat makanan bergizi hari ini adalah harapan bangsa Indonesia untuk masa yang akan datang. Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan.
Pernyataan itu disampaikan Lucy Kurniasari saat sosialisasikan program MBG di Perum Citra Graha Mandiri, Tambak Sarioso, Asem Rowo, Surabaya, Selasa (11/11). Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.
Dihadapan ratusan warga Surbaya, Lucy Kurniasari berharap program MBG dapat berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Gizi yang baik merupakan sumber utama untuk mencetak SDM berkualitas dimasa depan,
“Melalui MBG, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menyiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing di tingkat global,” ucap Lucy Kurniasari.
Program MBG adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa. Dengan adanya makanan bergizi yang disediakan setiap hari, anak-anak tidak hanya mendapatkan asupan yang cukup tetapi juga bisa lebih fokus dalam belajar
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.