Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

MBG Jadi Fondasi Kuat untuk Melahirkan Generasi Bangsa

Bandar Lampung, Lampung (24/10) – Gizi berkualitas menjadi fondasi kuat untuk melahirkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saling global. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi harapan besar bagi jutaan rakyat Indonesia untuk generasi yang lebih unggul. Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan.

Mengutip laman resmi Badan Gizi Nasional bgn.go.id data dari UNICEF tahun 2023 mencatat bahwa Indonesia memiliki 72 juta anak, sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah anak terbanyak ketujuh di dunia. Fakta ini semakin memperkuat urgensi membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat secara fisik dan mental melalui pendekatan yang sistematis dan menyeluruh, termasuk di bidang gizi.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian menekankan program MBG menjadi harapan bersama untuk membentuk generasi berkualitas dimasa depan. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Harapan saya, MBG dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi emas yang sehat, cerdas, dan mampu membanggakan bangsa sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” terang Rahmawati Herdian saat sosialisasikan program MBG di Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung pada Kamis, (23/10).

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

 

Realisasi program MBG tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung, baik melalui kemitraan dalam pelaksanaan SPPG (Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi), maupun melalui edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai pentingnya akses terhadap makanan bergizi secara merata dan berkelanjutan.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

 

Artikel Terkait