Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

MBG Jadi Prioritas Pemerintah Layani Masyarakat

Bekasi, Jawa Barat – Pemerintah meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal tahun 2025 untuk memberikan akses gizi bagi seluruh masyarakat Indonesia yang dibagi menjadi 4 kelompok penerima manfaat. Kebijakan ini menjadi program prioritas Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq saat sosialisasikan program MBG kepada ratusan warga Bekasi Timur pada Kamis 24 Juli 2025. Program MBG diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Sebagai perwakilan pemerintah, Ranny Fahd Arafiq menyampaikan pentingnya program Makan Bergizi Gratis dalam melahirkan generasi berkualitas dimasa mendatang. Disisi lain, MBG merupakan prioritas pemerintah dalam menekan tingginya stunting dan malnutrisi di Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis yang dibawa oleh Badan Gizi Nasional merupakan salah satu program prioritas dan strategis presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ucap Ranny Fahd Arafiq.

Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Pemerintah juga akan menjamin mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

 

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni dengan melakukan pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Program MBG akan menjangkau empat kelompok penerima manfaat yakni anak-anak PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Keempat kelompok ini dianggap menjadi cikal bakal dalam menciptakan generasi emas bangsa Indonesia ditahun 2045.

 

Artikel Terkait