Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Mencetak Generasi Cerdas Bangsa Melalui Program Makan Bergizi Gratis

Purworejo, Jawa Tengah - Pemerintah sedang berfokus untuk melahirkan generasi cerdas bangsa Indonesia untuk masa mendatang. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tengah digembleng pemerintah diharapkan akan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi cerdas bangsa Indonesia.

Pemerintah bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach mengungkapkan dengan memberikan asupan gizi yang tepat kepada anak-anak program MBG diharapkan akan melahirkan generasi yang berkualitas dimasa mendatang untuk meningkatkan kualitas Indonesia bersaing dilevel internasional.

Dengan generasi yang berkualitas tentunya akan membuat bangsa ini menjadi maju dan berkembang,” ucap Nafa Indria Urbach saat sosialisasikan program MBG Senin, 2 Juni 2025.

Visi ini menekankan bahwa SDM yang berkualitas adalah pondasi dari kemajuan bangsa. SDM berkualitas tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual dan keterampilan, tetapi juga dari kesehatan fisik dan mental yang optimal, yang semuanya dipengaruhi oleh pola makan dan asupan gizi.

 

Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis akan menyasar pada 4 target utama, yaitu anak-anak PAUD hingga SMA/SMK, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pemerintah akan menjamin mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

 

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

 

Artikel Terkait