Makna dan Sejarah Hari Kartini yang Diperingati Setiap 21 April
Momen Hari Kartini menjadi ruang refleksi untuk mengingat kembali perjuangan Kartini dalam memperjua
Kendal, Jawa Tengah (13/10) - Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bukti konkret keberpihakan negara terhadap rakyat kecil, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris saat sosialisasikan program MBG di Gedung DPRD Kabupaten Kendal, Sabtu (11/10). Muh Haris menekankan bahwa pemenuhan gizi bukan sekadar agenda sosial, melainkan strategi pembangunan bangsa yang berorientasi pada kualitas manusia Indonesia.
“Negara tidak boleh abai terhadap kebutuhan dasar rakyatnya, terutama gizi anak-anak. MBG adalah investasi masa depan bangsa memastikan setiap anak Indonesia punya kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat, tanpa terkendala faktor ekonomi,” tegas Muh Haris.
Ia menambahkan, program ini lahir dari visi besar Presiden untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui intervensi gizi yang berkeadilan. “Kita ingin hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat yang paling mendasar,” ujarnya.
Muh Haris juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat TNI, lembaga pendidikan, serta masyarakat. Menurutnya, gizi yang baik bukan hanya soal makanan, tapi juga kesadaran, edukasi, dan keberlanjutan.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Muh Haris berharap masyarakat semakin memahami makna besar dari program MBG yang bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi gerakan nasional membangun generasi emas Indonesia 2045.