Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Magetan, Jawa Timur (16/10) – Investasi terbaik bangsa adalah dengan memberikan gizi seimbang dan tepat pada anak-anak diseluruh Indonesia. Anak-anak yang tercukupi gizinya akan fokus dalam belajar dan tumbuh menjadi lebih optimal. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini genjot pemerintah diharapkan menjadi langkah tepat menuju generasi emas Indonesia ditahun 2045.
DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, masa ini adalah periode emas yang menentukan tumbuh kembang anak di masa depan.
“Investasi terbaik bangsa ini bukan pada beton atau jalan, tetapi pada gizi anak-anak Indonesia. Dengan anak sehat dan cerdas, kita sedang menyiapkan generasi emas masa depan,” tutur Netty Prasetiyani saati sosialisasikan program MBG di Aula PGRI Kabupaten Magetan, Selasa (14/10).
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan,
Tak hanya gizi, program MBG juga memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain menyehatkan anak-anak, MBG juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dengan berperan aktif dalam penyediaan bahan pangan bergizi ke dapur sehat.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Magetan diharapkan dapat semakin memahami bahwa program MBG adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan masyarakat, Magetan diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mencetak generasi sehat dan berdaya saing tinggi.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.