Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Depok, Jawa Barat (20/11) - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasettiyani menegaskan komitmennya dalam memperkuat berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, khususnya yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, serta pelajar di berbagai daerah. Dalam kesempatan terbaru, Komisi IX menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia sangat ditentukan oleh keberhasilan program-program gizi nasional yang berjalan saat ini.
Menurutnya, pencapaian pembangunan manusia tidak hanya dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana negara mampu memastikan seluruh warganya memperoleh akses gizi yang layak. Mereka menekankan bahwa persoalan stunting, kekurangan gizi kronis, hingga anemia masih menjadi tantangan serius yang harus diselesaikan melalui intervensi komprehensif di lapangan.
“Kami di Komisi IX DPR RI melihat bahwa penguatan program gizi bukan sekadar agenda kesehatan, tetapi bagian dari investasi masa depan bangsa. Jika masalah gizi tidak ditangani sejak awal, maka akan berdampak permanen pada perkembangan otak dan produktivitas anak-anak kita,” ucap Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasettiyani saat sosialisasikan program MBG Rabu, (19/11).
Lebih lanjut, Komisi IX menyoroti pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam memastikan bahwa setiap program, termasuk program pemberian makanan bergizi, dapat berjalan tepat sasaran. Mereka menegaskan bahwa pengawasan perlu dilakukan secara ketat untuk menjamin standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan benar-benar diterapkan di seluruh daerah.
“Kami terus mendorong agar semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga fasilitas kesehatan dan kader posyandu, terlibat aktif memastikan edukasi dan layanan gizi berkualitas sampai kepada masyarakat. Tidak boleh ada daerah yang tertinggal,” lanjutnya.
Komisi IX juga menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam mendukung rantai pasok bahan makanan bergizi. Menurut mereka, integrasi antara peningkatan gizi masyarakat dan perputaran ekonomi lokal akan menciptakan manfaat berlipat bagi pembangunan daerah.
Dengan berbagai upaya tersebut, Komisi IX DPR RI berharap Indonesia mampu mempercepat penurunan angka stunting, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, dan mencetak generasi yang sehat, cerdas, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.