Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Pelatihan dari BGN Dorong Keberdayaan UMKM Lokal untuk Mendukung Ekosistem Pangan Berkelanjutan

Medan, Sumatera Utara (19/10) - Kegiatan PPM yang digelar BGN di Medan menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas UMKM serta lembaga lokal sebagai bagian dari ekosistem penyediaan pangan yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Aryaduta. Medan pada 16-17 Oktober 2025Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti bahwa keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga pada kesiapan pelaku usaha lokal yang menjadi penggerak pemerataan ekonomi di daerah.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, menjelaskan bahwa UMKM memegang peran strategis dalam memastikan ketersediaan bahan baku yang aman dan berkualitas. “Kita ingin memastikan bahwa pelaku usaha lokal dapat naik kelas. Mereka bukan hanya berperan sebagai penyedia bahan pangan, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi yang turut menyokong keberhasilan program pemerintah. Karena itu, pendampingan dan pemberdayaan menjadi fokus utama dalam kegiatan PPM ini,” tegasnya.

Forum ini juga membahas perlunya penguatan legalitas UMKM, peningkatan standar kebersihan dan proses produksi, serta pentingnya sertifikasi halal dan Sertifikat Laik Sehat. Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menegaskan bahwa aspek legalitas sangat mempengaruhi kesiapan UMKM masuk ke skema pengadaan.

“Ketika UMKM memiliki legalitas dan standar produksi yang baik, mereka akan jauh lebih siap bersaing dan berpartisipasi dalam program-program nasional yang menuntut akuntabilitas tinggi,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan PPM menyoroti perlunya forum koordinasi yang melibatkan koperasi, yayasan, BUMDes, dan dinas-dinas terkait. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk mengatasi tantangan distribusi, fluktuasi harga komoditas, serta kesenjangan kapasitas antar penyedia pangan.

Peserta dari Dinas Perkebunan dan Peternakan menambahkan bahwa penguatan kelembagaan lokal mampu mendorong stabilitas pasokan. “Kita perlu memastikan bahwa setiap rantai pasok dibangun atas dasar kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan. Dengan begitu, masyarakat dapat menerima manfaat secara langsung dari keberlanjutan program,” ungkapnya.

Melalui PPM ini, BGN berupaya membangun ekosistem pangan daerah yang lebih mandiri, terstandar, dan berkelanjutan. Pemberdayaan UMKM bukan hanya menjadi strategi penguatan ekonomi lokal, tetapi juga fondasi utama bagi keberhasilan program MBG dalam jangka panjang.

 

 

Artikel Terkait