Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Bandung, Jawa Barat – Pemerintah mengajak para pelaku usaha atau UMKM untuk bersama-sama berkolaborasi menghidupkan dapur sehat. Dapur sehat merupakan penggerak utama dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sosialisasi program MBG bersama ratusan warga Kabupaten Bandung, Komisi IX DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis terbuka bagi siapa saja yang ingin menjadi mitra BGN.
Dapur sehat akan menyediakan makanan yang sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan. Dapur sehat atau Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan pengelola sekaligus pengawas dalam program MBG.
Kedepannya agar SPPG ini bisa berjalan maksimal maka diperlukan upaya dan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan dapur sehat. Salah satu faktor pentingnya yakni mengenai pemasok bahan baku makanan.
“Semoga kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha segera terlaksana sehingga dapur sehat dapat segera bertambah jumlahnya, maka secara otomatis penerima manfaat mulai dari anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui dapat pula meningkat dan bertambah,” terang Asep Romy saat sosialisasikan program MBG Rabu, 26 Maret 2025.
Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, program ini diharapkan dapat semakin berkembang dan menjadi solusi jangka panjang bagi peningkatan gizi anak-anak Indonesia.
Program Makan Bergizi Gratis akan menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas.