Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Sukabumi, Jawa Barat – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) hadir dimasyarakat untuk mengatasi permasalahan gizi dimasyarakat. Dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah berharap akan lahirnya generasi sehat, berkualitas, dan berdaya saing global dimasa mendatang.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang bisa bersaing dengan dunia global.
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, berserta Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kolaborasi untuk mensosialisasikan masalah gizi di Sukabumi, khususnya terkait bayi usia 1 sampai 2 tahun, anak-anak dan ibu hamil.
“BGN hadir dengan program yang bertujuan mengatasi permasalahan gizi buruk secara bertahap, dimulai dengan pemberian makanan bergizi secara gratis untuk masyarakat,” terang Zainul Munasichin saat sosialisasikan program MBG Sabtu, 22 Maret 2025.
Komisi IX DPR RI yang membawahi dan mengawasi sektor kesehatan, menegaskan akan terus memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis sampai turun ke lapangan agar tujuan akhirnya tercapai dengan optimal.
Salah satu fungsi yang ada di DPR RI adalah fungsi pengawasan, tujuan dari kegiatan sosialisasi bersama dengan mitra kerja yaitu Badan Gizi Nasional adalah pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Bukan hanya sekedar memberikan makanan bergizi, program MBG juga diharapkan memberikan perubahan perilaku dengan makanan yang lebih sehat, termasuk perilaku hidup sehat pada anak-anak sejak dini
Pada April 2025 ditargetkan 3 juta anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Target berikutnya pada Agustus 2025 akan bertambah menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi gratis.