Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Pemerintah Jamin Penerima Manfaat MBG Mendapatkan Gizi yang Layak!

Bekasi, Jawa Barat (8/11) – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) akan menjamin makanan dalam setiap sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan. Pernyataan itu disampaikan Tenaga Ahli DPR RI, Moh. Iqbal Alam Islami saat mengedukasi ratusan warga Bekasi di Aula Musdalifah, Asrama Haji Bekasi, Jumat, (7/11).

Tenaga Ahli DPR RI, Moh. Iqbal Alam Islami yang hadir mewakili Anggota DPR RI Komisi IX, Sukur H. Nababan menjelaskan mengenai latar belakang program strategis Makan Bergizi Gratis. Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

“Program ini adalah langkah nyata untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan gizi yang layak. Kami mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar pelaksanaannya optimal,” tutur Moh. Iqbal Alam Islami.

Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga sebagai investasi jangka panjang Indonesia.

Program MBG adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa. Dengan adanya makanan bergizi yang disediakan setiap hari, anak-anak tidak hanya mendapatkan asupan yang cukup tetapi juga bisa lebih fokus dalam belajar.

 

Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Di sinilah edukasi gizi memainkan peran krusial, baik melalui kurikulum formal sekolah maupun pendekatan di luar ruang kelas, guna mengoptimalkan dampak dari kebijakan pemerintah tersebut.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan

 

 

 

 

 

Artikel Terkait