Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Pemerintah Rancang Dapur SPPG Sebagai Pendorong Ekonomi Rakyat

Bogor, Jawa Barat (13/11) – Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau biasa disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan motor utama dalam program strategis nasional ini. Pemerintah telah merancang kebermanfaatan program MBG untuk rakyat, selain gizi, perekonomian masyarakat juga akan ikut terdorong dengan adanya program MBG.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Komitmen itu ditunjukan seperti yang dilakukan saat ini saat mensosialisasikan program MBG di Cimandala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu, (9/11).

Dihadapan ratusan warga Bogor, Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat,  menegaskan peran penting masyarakat terhadap pembentukan dapur SPPG yang akan dikelola oleh masyarakat. Meski SPPG dijalankan oleh masyarakat, namun para para petugas di dapur sehat ini akan dipantau langsung oleh Badan Gizi Nasional agar keberhasilan program MBG berjalan efektif.

“Selain meningkatkan gizi, dapur SPPG akan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal melalui konsep Koperasi Merah Putih,” ucap Achmad Ru’yat.

Program akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap harinya, ribuan porsi makanan disiapkan di dapur yang dikelola oleh tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, program ini diharapkan dapat semakin berkembang dan menjadi solusi jangka panjang bagi peningkatan gizi anak-anak Indonesia. Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh.

Realisasi program ini tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu program MBG membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat agar proyek nasional ini menjadi program jangka panjang untuk memajukan Indonesia dimasa yang akan datang.

 

 

 

Artikel Terkait