Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina. Foto: Istimewa

Pemerintah Terbuka Terima Aspirasi dari Masyarakat Demi Kelancaran Program MBG

Sidoarjo, Jawa Timur – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mewujudkan generasi sehat Indonesia. Dalam menjalankan program baru ini pemerintah terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat agar program MBG bisa berjalan dengan optimal.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina menyampaikan komitmen penuh pemerintah terhadap program strategis nasional yang baru pertama kali di lakukan di Indonesia. Program MBG merupakan investasi besar bangsa dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Komisi IX DPR RI terus berupaya memastikan agar program ini dijalankan dengan benar, adil, dan merata. Kami akan mengawal alokasi anggarannya, memastikan pelaksanaannya, serta mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, seperti dari peserta yang hadir di sini,” jelas Arzeti saat sosialisasikan program MBG Jumat, 2 Mei 2025.

Realisasi program ini tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung, baik melalui kemitraan dalam pelaksanaan SPPG (Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi), maupun melalui edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai pentingnya akses terhadap asupan makanan bergizi secara merata dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat Surabaya yang ingin menjadi mitra dapat mandaftarkan di portal resmi mitra.bgn.go.id  

Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

 

 

 

Artikel Terkait