Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Bekasi, Jawa Barat (15/11) - Pemerintah terus memperluas sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui program ini, pemerintah berharap setiap anak dapat memperoleh akses gizi seimbang yang berdampak pada tumbuh kembang yang lebih optimal. Sosialisasi di Kota Bekasi kembali menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat program MBG serta urgensi kolaborasi untuk memastikan implementasinya berjalan baik.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan, yang diwakili oleh Mohammad Iqbal Alam Islami, menegaskan bahwa sosialisasi ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami arah serta tujuan besar program MBG. Ia menekankan bahwa pelaksanaan program ini tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan, mulai dari ketepatan sasaran hingga pengelolaan wilayah penerima manfaat.
“Dalam implementasinya, program MBG akan banyak menghadapi tantangan, salah satunya bagaimana program ini bisa tepat sasaran dan tepat wilayah. Karena itu, masyarakat perlu memahami urgensi program ini agar pengawasannya dapat berjalan bersama,” ujar Iqbal Alam Islami saat sosialisasikan program MBG dihadapan ratusan warga Bekasi, Jumat, (14/11).
Iqbal juga mendorong agar seluruh pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, serta warga Kota Bekasi terus mengawal keberjalanan program ini. Menurutnya, MBG adalah bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menurunkan risiko gizi buruk dan mencegah stunting, sekaligus memperkuat pondasi menuju Indonesia Emas 2045. “Semoga niat baik ini dapat terus dilanjutkan sehingga memberikan manfaat yang luas, termasuk mendorong perekonomian daerah,” tambahnya.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Siti Aisah, menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan menjadi program prioritas nasional. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting untuk memastikan para orang tua, mitra kerja, dan masyarakat memahami manfaat besar MBG. “Kolaborasi dan sinergi harus selalu ditingkatkan agar MBG berjalan baik. Anak-anak kita harus menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan BGN, Ade Tias Maulana, menambahkan bahwa MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga berperan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa manfaat program ini bisa dirasakan langsung oleh keluarga penerima manfaat maupun pelaku usaha lokal yang mendukung penyediaan bahan pangan.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya gizi seimbang serta manfaat program MBG. Edukasi yang merata diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, siap bersaing, dan berdaya saing tinggi.