Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Pontianak, Kalimantan Barat – Pemerintah sudah menetapkan 4 sasaran utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Melalui program MBG, para penerima manfaat ini diharapkan akan menjalani pola hidup yang lebih sehat.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Dalam sosialisasi program MBG kepada warga Pontianak Minggu, 16 Maret 2025, Anggota Komisi IX DPR RI Alifudin menegaskan dengan asupan gizi yang tercukupi diharapkan dapat mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat.
“Semoga program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan dalam pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat,” terang Alifudin.
Alifudin juga menegaskan bahwa ia akan terus memantau pelaksanaan program ini sampai turun ke lapangan agar program nasional ini bisa berjalan optimal.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi titik awal bagi upaya bersama dalam membangun bangsa yang lebih sehat, berdaya saing tinggi dan produktif.
“Salah satu fungsi yang ada di DPR RI adalah fungsi pengawasan, salah satu tujuan dari kegiatan sosialisasi bersama dengan mitra kerja yaitu Badan Gizi Nasional adalah pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program makan gratis,” tutup Alifudin.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.