Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Tabanan, Bali (29/11) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disosialisasikan di Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan, tidak hanya menghadirkan manfaat bagi anak-anak dan keluarga, tetapi juga membuka peluang besar bagi ekonomi lokal. Dalam sesi sosialisasi yang dihadiri perwakilan legislatif serta BGN, ditegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat rantai pasok pangan lokal melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha setempat.
Perwakilan Promosi dan Edukasi BGN, Moch. Halim, menekankan bahwa MBG tidak semata menghadirkan makanan bergizi untuk masyarakat, namun sekaligus memberdayakan ekonomi daerah. Ia menyampaikan, “Program ini dirancang untuk menghidupkan potensi pangan lokal. Bahan-bahan yang digunakan dalam dapur pemenuhan gizi berasal dari petani, nelayan, hingga peternak setempat. Dengan begitu, manfaat program mengalir kembali kepada masyarakat.” Ucap Halim saat sosialisasikan program MBG di Desa Dajan Peken Kamis, (27/11).
Halim juga menambahkan bahwa dukungan terhadap koperasi dan BUMDes menjadi pilar penting dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pangan. Keterlibatan pelaku ekonomi lokal tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menghadirkan peluang kerja baru bagi warga.
“Dapur pemenuhan gizi memerlukan banyak tenaga dari masyarakat setempat. Inilah bentuk pemberdayaan nyata yang berjalan seiring dengan pemenuhan gizi,” ujarnya.
Di sisi lain, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Wayan Lara, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menggabungkan aspek kesehatan dan ekonomi dalam satu program. Ia menegaskan, “MBG bukan hanya program gizi, tetapi juga sebuah gerakan yang menguatkan masyarakat dari akar rumput. Ketika masyarakat merasakan manfaat ekonomi, maka program ini akan semakin mendapat dukungan luas.”
Lara juga mendorong adanya saluran komunikasi yang terbuka agar masyarakat dapat memberikan masukan terkait kualitas makanan maupun proses distribusi. Menurutnya, keterlibatan publik adalah kunci agar program terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat.
Melalui pendekatan yang menyentuh dua sisi sekaligus pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal Program MBG di Tabanan menjadi contoh bagaimana kebijakan publik mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pemerintah berharap program ini dapat membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menyiapkan generasi yang lebih kuat untuk masa depan.