Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Bekasi, Jawa Barat (15/11) - Program Makan Bergizi (MBG) terus digaungkan sebagai salah satu upaya strategis membangun sumber daya manusia yang lebih kuat. Melalui kegiatan sosialisasi, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi gerakan besar untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan siap menghadapi tantangan zaman.
Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, mengungkapkan bahwa keberlanjutan MBG harus menjadi perhatian bersama. Ia menilai bahwa program ini memiliki tujuan jangka panjang yang tidak boleh berhenti pada pelaksanaan teknis semata, tetapi harus menjadi bagian dari fondasi pembangunan manusia.
“MBG adalah investasi besar bagi masa depan. Setiap anak harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dengan sehat agar kelak dapat menjadi generasi yang produktif dan kompetitif,” ucapnya saat sosialisasikan program MBG di Bekasi Rabu, (12/11).
Menambahkan, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Teguh Suparngadi, menyampaikan bahwa MBG memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar penyediaan makanan bergizi. Program ini membuka ruang bagi tumbuhnya kesadaran gizi, kebiasaan hidup sehat, serta penguatan peran keluarga sebagai lini pertama pendidikan gizi.
“Melalui MBG, kita ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan gizi sebagai prioritas. Ketika keluarga paham dan sadar pentingnya pola makan baik, maka peningkatan kualitas hidup dapat tercapai,” ujar Teguh.
Melalui sosialisasi berkelanjutan, para pemangku kepentingan berharap MBG dapat terus menjadi gerakan bersama yang menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi simbol komitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berdaya bagi seluruh keluarga Indonesia.
Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Di sinilah edukasi gizi memainkan peran krusial, baik melalui kurikulum formal sekolah maupun pendekatan di luar ruang kelas, guna mengoptimalkan dampak dari kebijakan pemerintah tersebut.