Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Lombok Timur, NTB – Dapur Sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi elemen utama dalam program Makan Bergizi Gratis. Dapur Sehat membutuhkan tenaga dari warga lokal untuk mempersiapkan ribuan porsi makanan bergizi yang akan diberikan kepada penerima manfaat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar dalam sosialisasi program MBG bersama warga Kacamatan Sikur Kamis 1 Mei 2025 memberikan pemahaman terkait dapur sehat yang nantinya akan berada di wilayah ini.
Ia mendorong masyarakat Kecamatan Sikur untuk segera mendaftar sebagai mitra SPPG agar manfaat program ini dapat dirasakan sesegera mungkin.
“SPPG yang beroperasi akan menyerap hingga 50 tenaga kerja dan mampu menyediakan 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari,” papar Muazzim Akbar.
Lebih lanjut, Muazzim juga menambahkan bahwa pemerintah desa dapat mengalokasikan hingga 20% dana desa untuk mendukung program ini, sejalan dan sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.
Program MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap harinya, ribuan porsi makanan disiapkan di dapur yang dikelola oleh tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Pemerintah juga menjamin mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi.