Obet Rumbruren saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa

Sosialisasi MBG di Manokwarti, Obet: Orang Papua Harus Sejahtera di Tanah Papua

 

Manokwari, Papua Barat – Makan Bergizi Gratis dorong pertumbuhan masyarakat di tanah Papua menjadi lebih berkualitas dan sejahtera. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren dalam sosialisasi MBG Senin, 24 Februari 2025.

Program MBG yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia ini memakan anggaran awal Rp. 71 triliun untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.

Kualitas pangan dan asupan gizi yang tercukupi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program MBG juga dipastikan menyediakan makanan yang sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

 

Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren menegaskan dengan adanya program MBG ini masyarakat Papua harus lebih sejahtera dan unggul dimasa medatang.

“Orang Papua harus sejahtera di tanah Papua. Jika kita ingin generasi muda yang cerdas dan ahli di berbagai bidang, mereka harus mendapatkan gizi yang cukup melalui makanan sehat dan pendidikan yang layak,” tutur Obet Rumbruren saat sosialisasikan MBG.

 

Program MBG merupakan inisiatif unggulan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Program MBG memastikan bahwa anak-anak Papua mendapatkan asupan gizi seimbang yang diperlukan untuk tumbuh sehat dan kuat,” sambung Obet.

 

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Pada April 2025 ditargetkan 3 juta anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Target berikutnya pada Agustus 2025 akan bertambah menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi gratis.

 

 

 

Artikel Terkait