Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sosialisasi Program MBG di Bekasi Tekankan Pentingnya Gizi untuk Masa Depan Anak Bangsa

Bekasi, Jawa Barat (8/11) - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggencarkan implementasi pola makan hidup sehat ke masyarakat. Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, BGN serta sejumlah yang berkumpul bersama di Aula Musdalifah, Asrama Haji Bekasi, pada Jumat, (7/11).

Program MBG yang diinisiasi pemerintah pusat bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan angka stunting dan gizi buruk, serta mendorong kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Dalam kegiatan ini, hadir pula Muhammad Iqbal atau yang akrab disapa Gus Iqbal sebagai perwakilan Mitra Kerja Komisi IX DPR RI.

Analis Kebijakan Muda Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana, menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis pemerintah yang dijalankan secara terintegrasi dengan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa pelaksanaan MBG membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat.

“Program ini masih tergolong baru, sehingga diperlukan masukan, kritik, dan saran dari berbagai lapisan masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan maksimal,” tutur Ade Tias Maulana.

 

Sementara itu, Nurjamil, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, memaparkan bahwa program MBG memiliki kontribusi besar dalam mempersiapkan generasi unggul di tengah momentum bonus demografi. “Melalui program ini, kita dapat menyiapkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif demi masa depan bangsa,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, serta pelaksanaan Program MBG dapat berjalan lebih optimal di wilayah Bekasi maupun daerah lainnya. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, berkualitas, dan mampu berdaya saing di masa depan.

Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Artikel Terkait