Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru untuk Generasi Emas Indonesia

Bandung, Jawa Barat (12/10) – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggalakkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret untuk memperkuat fondasi generasi muda Indonesia. Melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Gedung BTR Futsal, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam membangun masa depan bangsa yang sehat dan berdaya saing.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menegaskan bahwa pemenuhan gizi bukan sekadar urusan dapur, melainkan urusan masa depan bangsa. Gizi yang baik dan tepat merupakan sumber utama menuju generasi bangsa yang berkualitas.

“Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam kekurangan gizi. Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar santunan, tapi investasi jangka panjang. Anak yang sehat dan cerdas hari ini adalah pemimpin tangguh Indonesia esok hari,” ujar Netty Prasetiyani saat sosialisasikan program MBG di Kecamatan Cimaung (8/10)

Netty juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan program benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh pelosok negeri. Sebab, MBG membutuhkan kerjasama lintas sektor yang baik untuk mencapai hasil optimal.

“Kita ingin MBG bukan hanya berjalan di atas kertas, tapi hadir nyata di meja makan anak-anak Indonesia—baik di kota besar maupun di desa terpencil. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, cita-cita mewujudkan generasi emas 2045 bukanlah mimpi,” tambahnya.

 

Selain meningkatkan kualitas gizi, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Produk pangan bergizi dari petani, nelayan, dan pelaku UMKM akan menjadi bagian dari rantai pasok nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menegaskan tekad seluruh pihak untuk menjadikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai gerakan nasional menuju Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global fondasi utama menuju Generasi Emas 2045.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

Artikel Terkait