Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Sosialisasikan Program MBG, Tutik: Kasus Stunting Mash Menjadi Tantangan Besar Indonesia

 

Bangli, Bali - Tingginya kasus stunting dan malnutrisi yang saat ini terjadi di Indonesia membuat pemerintah harus segera berbenah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah yakni dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani saat sosialisasikan program MBG ke ratusan warga Bangli menyingung permasalahan yang sedang dibenahi saat ini. Dengan adanya program MBG diharapkan dapat menekan kasus stunting dan malnutrisi dimasyarakat.

“Berdasarkan data menunjukan angka kekurangan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar yang dihadapi bangsa ini. Oleh karena itu komisi IX DPR RI mendukung program makan bergizi gratis dalam mencegah permasalahan gizi di Indonesia,” ucap Tutik Kusuma saat sosialisasikan program MBG Minggu, 1 Juni 2025.

Pemerintah bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Program MBG tidak hanya sekedar memberi makan gratis saja. Ini adalah investasi besar bangsa Indonesia dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. 

SDM yang berkualitas adalah pondasi dari kemajuan bangsa. SDM berkualitas tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual dan keterampilan, tetapi juga dari kesehatan fisik dan mental yang optimal, yang semuanya dipengaruhi oleh pola makan dan asupan gizi.

 

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis Badan Gizi Nasional yang bertujuan untuk pemenuhan gizi dan peningkatan pengetahuan gizi sasaran peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres tahun 2024) dalam rangka mendukung terwujudnya generasi emas menuju Indonesia 2045.

 

 

Artikel Terkait