Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sri Meliyana: Anak-anak Penerima MBG Hari Ini Adalah Harapan Kita Bersama di Masa Depan

Palembang, Sumatera Selatan (13/11) – Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana baru saja merampungkan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pada Rabu, (12/11). Anak-anak atau peserta didik yang menerima MBG hari ini adalah harapan bersama untuk menjawab tantangan di masa depan.

Mengutip laman resmi Badan Gizi Nasional bgn.go.id data dari UNICEF tahun 2023 mencatat bahwa Indonesia memiliki 72 juta anak, sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah anak terbanyak ketujuh di dunia. Fakta ini semakin memperkuat urgensi membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat secara fisik dan mental melalui pendekatan yang sistematis dan menyeluruh, termasuk di bidang gizi.

Dihadapan warga ratusan warga Lahat, Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana menyebut anak-anak yang menjadi penerima manfaat MBG saat ini adalah harapan bangsa Indonesia di masa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak dini perlu dilakukan, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

“Anak-anak kita adalah generasi penerus, calon pemimpin, dan penggerak pembangunan di masa depan. Namun realita hari ini masih menunjukkan bahwa masalah gizi, khususnya stunting dan anemia, masih menjadi tantangan besar bagi bangsa ini,” kata Sri Meliyana.

Ia menambahkan, pelaksanaan program MBG diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan status gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak. Oleh karena itu, memastikan asupan nutrisi yang memadai di usia dini menjadi prioritas utama.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni melakukan pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Artikel Terkait