Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Klungkung, Bali - Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani mengungkapkan dengan memberikan asupan gizi yang tepat bagi para siswa akan mendorong prestasi pelajar di sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan tumbuh kembang anak menjadi optimal.
Pemerintah bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani menjelaskan bahwa berdasarkan hasil studi, pemberian program MBG akan mempunyai dampak positif untuk mendorong prestasi siswa di sekolah.
“Studi dari World Bank pada tahun 2024 menunjukkan bahwa pemberian makan bergizi tidak hanya meningkatkan tingkat kehadiran dan partisipasi anak di sekolah, tetapi juga mengurangi angka malnutrisi dan stunting,” kata Tutik saat sosialisasikan program MBG Sabtu, 7 Juni 2025.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.
Tidak hanya untuk para pelajar, program ini juga memberikan perhatian kepada ibu hamil, memastikan mereka mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan sehat.
Dengan asupan gizi yang terpenuhi, anak-anak akan lebih fokus dalam belajar, mengurangi angka putus sekolah, dan memiliki potensi tumbuh kembang yang optimal, baik secara fisik maupun kognitif.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.