Tiga Perempuan Terkaya di Asia Versi Forbes 2026
Savitri Jindal & family jadi perempuan terkaya di Asia dan peringkat ke 7 di dunia.
Purwakarta, Jawa Barat – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Universitas Kartamulia, Purwakata Senin, 17 Februari 2025. Acara sosialisasi program MBG diikuti 300-an peserta yang merupakan mahasiswa dan warga setempat.
DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi MBG sebagai langkah nyata dalam meningkatkan permasalahan gizi dan mengatasi kasus stunting di masyarakat.
Tak hanya itu saja, menurut Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni mengungkapkan bahwa program MBG bukan hanya mengatasi permasalahan tersebut tetapi juga bisa menciptakan budaya sehat bagi masyarakat.
“Program ini tidak hanya bertujuan mengatasi kekurangan gizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan bergizi,” kata Obon Tabroni dalam sosialisasi MBG.
Program baru andalan Presiden Prabowo dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka ini merupakan program nasional yang melibatkan banyak pihak. Untuk itu masyarakat perlu berperan aktif dalam menjalankan program MBG.
“Program makan bergizi gratis ini adalah bukti nyata dari kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.” lanjutnya.
Anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi yang memadai memiliki potensi lebih besar untuk meraih prestasi akademik dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Makan bergizi tidak hanya soal makanan, tetapi juga menciptakan kebiasaan dan budaya sehat sejak dini. Dengan program ini, kita berharap dapat menanamkan pola pikir kepada anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi,” jelas Obon.
Tingginya angka stunting yang saat ini terjadi di Indonesia jadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan di masyarakat. Untuk itu permasalahan stunting dan kekurangan gizi perlu dilakukan sejak dini.
“Kekurangan gizi, khususnya stunting, akan menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kemampuan belajar anak, yang pada akhirnya mempengaruhi produktivitas dan daya saing mereka di masa depan,” ungkap Obon.
Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.