Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Tubagus Haerul: Tak Hanya Gizi, Program MBG Juga Mendorong Perekonomian Warga Lokal

Kota Serang, Banten (30/9) – Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menegaskan pentingnya dukungan penuh masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program strategis ini dinilai tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

“Selain memberikan akses makanan sehat, program ini turut mendorong ekonomi lokal serta mengedukasi masyarakat untuk memahami pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” kata Tubagus Haerul saat sosialisasikan program MBG di SMKN 2 Kota Serang, Jumat (26/9).

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung serta berpartisipasi aktif agar program ini benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.

Menurutnya, MBG hadir sebagai jawaban atas tantangan besar bangsa dalam mengurangi angka stunting, malnutrisi, serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak, balita, dan ibu hamil. Lebih dari sekadar kebijakan pemenuhan gizi, program ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Menambahkan, Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.

“Program ini berfokus pada peningkatan asupan gizi anak-anak, mengurangi kasus gizi buruk dan anemia, serta mewujudkan kesetaraan gizi khususnya bagi masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.

 

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

Artikel Terkait