Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Kota Serang, Banten - Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman mengungkapkan bahwa saat ini tengah dibangun 35 unit dapur sehat atau biasa disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banten. SPPG merupakan elemen utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul menyampaikan pemerintah provinsi Banten telah meperluas jangkauan penerima manfaat dari untuk mendorong pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Di Provinsi Banten, telah beroperasi 43 unit SPPG, dengan 35 unit lainnya dalam tahap pembangunan,” tutur Tubagus Haerul saat sosialisasikan program MBG di Serang Rabu, 11 Juni 2025.
“Di Kota Serang sendiri terdapat 6 unit SPPG yang aktif melayani kebutuhan masyarakat, kami terus melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan seluruh tantangan dapat diatasi sehingga program ini dapat memberikan hasil maksimal,” tambahnya.
Sebagai wujud keseriusan, Pemerintah Provinsi Banten juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 400 miliar untuk menjamin program ini berjalan maksimal. Anggaran ini adalah bentuk investasi jangka panjang demi masa depan cerah bagi anak-anak kita dan masyarakat luas.
Selain memberikan manfaat kesehatan dan pendidikan, program MBG juga menciptakan efek domino yang luar biasa bagi ekonomi lokal.
Kehadiran Dapur Gizi atau SPPG akan membuka peluang kerja sama dengan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil seperti pedagang sayur, buah, ikan, serta ayam. Langkah ini adalah kesempatan besar bagi memberdayakan masyarakat lokal untuk memperkuat ekonomi daerah, dan meningkatkan pendapatan keluarga.