RUU Disahkan DPR, LPSK Akan Bentuk Perwakilan Lembaga di Daerah
Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menyebut perwakilan LPSK didaerah tidak sembarangan dan ada ketentua
Cilandak, Jakarta Selatan – Artis sekaligus politisi Uya Kuya mengajak masyarakat berperan aktif untuk mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Uya dalam sosialisasi program Makan Bergizi Gratis Sabtu, 22 Februari 2025.
Program MBG resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Setiap harinya, ribuan porsi makanan disiapkan di dapur yang dikelola oleh tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Program MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau akrab disapa Uya Kuya menyampaikan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis khususnya dalam pengelolaan dapur atau biasa disebut Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Harapan besar dari berjalannya program ini ialah masyarakat di sekitar dapur gizi bisa turut serta bekerjasama dengan pengelola dapur. Warga bisa berperan aktif baik sebagai supplier bahan baku pangan maupun sebagai pekerja yang terlibat pada proses produksi makanan tersebut,” terang Uya Kuya.
Surya Utama mengungkapkan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata dari kebijakan Presiden Prabowo yang mengedepankan pemerataan akses terhadap pangan bergizi.
“Kami di Komisi IX mendukung penuh program ini, karena selain meringankan beban masyarakat, juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan bangsa,” jelasnya.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Setiap Dapur MBG dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Termasuk 45 - 50 petugas memasak makanan.