Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Beras Mudah Berkutu? Berikut Enam Cara Sederhana Menjaga Stok Tetap Awet

 

Beras merupakan salah satu bahan pangan yang hampir selalu tersedia di rumah. Namun, penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat beras lembap dan meningkatkan risiko munculnya kutu.

Karena itu, cara menyimpan beras menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas bahan pangan. Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan agar beras tetap kering, bersih, dan lebih awet.

Melansir dari Kompas.com berikut ada 6 langkah yang bisa anda lakukan untuk menjaga stok beras tetap awet dan tahan lama. Cara ini cukup sederhana dan mudah dilakukan utnuk menjaga kesehatan beraas tetap terjaga.

1.Beras yang kemasannya sudah dibuka sebaiknya segera dipindahkan ke wadah tertutup atau kedap udara. Wadah tersebut dapat berupa kaca, stainless steel, atau plastik khusus makanan.

Wadah yang tertutup rapat membantu mengurangi masuknya kelembapan, debu, dan serangga. Kondisi penyimpanan yang kering juga menjadi faktor penting untuk mempertahankan kualitas beras.

2., Simpan beras di tempat yang sejuk dan kering. Lemari penyimpanan sebaiknya berada jauh dari sinar matahari langsung, sumber air, serta peralatan yang menghasilkan panas.

3. Daun salam dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu menjauhkan serangga. Beberapa lembar daun salam kering dapat dimasukkan ke dalam wadah berisi beras. Aroma daun salam disebut dapat mengganggu serangga yang berada di tempat penyimpanan.

4. Kondisi beras dan wadah perlu diperiksa secara berkala. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk melihat apakah terdapat kutu, tanda kelembapan, atau beras yang mulai menggumpal.

Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, beras sebaiknya segera dipisahkan dan wadah dibersihkan.

5. Jangan langsung mencampurkan stok beras lama dengan beras baru. Beras lama sebaiknya dihabiskan terlebih dahulu sebelum persediaan baru dimasukkan. Cara ini membuat kondisi stok lebih mudah dipantau sekaligus mengurangi risiko kontaminasi.

6. Pembelian beras sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga. Menyimpan terlalu banyak beras dalam waktu lama dapat membuat kualitasnya lebih sulit dikontrol.

Dengan penyimpanan yang tepat, masyarakat tidak hanya dapat mengurangi risiko munculnya kutu, tetapi juga menjaga kualitas bahan pangan sebelum diolah menjadi nasi.

 

Artikel Terkait