Meningkat Drastis, SPPG dengan Label SLHS Sudah ada Lebih dari 25 Dapur Bersertifikat
Pada Agustus 2026 seluruh SPPG wajib bersertifikasi SLHS.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang pada Rabu (15/4) sampai Kamis (16/4). Laporan dari BMKG ini diharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati terutama saat berada di luar rumah.
Melansir dari laman BMKG cuaca ekstrem itu diprediksi akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan tengah, hingga Papua Barat.
BMKG melaporkan kondisi ini dipicu karena aktivitas gelombang atmosfer, seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta Madden-Julian Oscillation (MJO) yang melintasi sebagian besar wilayah Sumatera.
“Faktor pendukung lainnya, seperti perlambatan kecepatan angin dan pemanasan permukaan yang cukup intens pada siang hari, turut memperkuat proses pembentukan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan," tulis BMKG.
Tak hanya itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia selatan Lampung, Selat Karimata, dan Laut Arafuru yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi.
Dengan demikian BMKG memprediksikan beberapa daerah tersebut berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 15-16 April 2026. Bahkan bila merujuk hasil analisis dan pemantauan BMKG, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan.
Berdasarkan pantauan BMKG, potensi hujan lebat dan angin kencang kemungkinan besar akan terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Papua.