Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Berapa Lama Idealnya Jalan Kaki Setiap Hari? Ini Kata Riset Terbaru

Jalan kaki dikenal luas sebagai olahraga paling sederhana, murah, dan mudah dilakukan oleh hampir semua kalangan usia. Namun, seberapa lama durasi jalan kaki yang benar-benar memberi manfaat optimal bagi kesehatan jantung dan panjang umur masih menjadi pertanyaan banyak orang.

Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit setiap minggu. Target ini bisa dicapai dengan berjalan kaki cepat sekitar 30 menit per hari selama lima hari dalam sepekan. Bagi pemula yang belum terbiasa beraktivitas fisik, durasi bisa dimulai dari 10 hingga 15 menit per hari, kemudian ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Menariknya, sejumlah riset terbaru yang banyak dikutip media kesehatan nasional mengungkap bahwa cara mengumpulkan durasi jalan kaki ternyata sama pentingnya dengan total langkah harian.

Penelitian yang menganalisis data puluhan ribu orang dewasa berusia 40 hingga 79 tahun dengan tingkat aktivitas rendah menemukan, kelompok yang rutin berjalan kaki dalam sesi berdurasi minimal 10 hingga 15 menit sekaligus memiliki risiko kematian dan penyakit kardiovaskular yang jauh lebih rendah dibanding kelompok yang hanya berjalan kaki singkat kurang dari lima menit secara berulang sepanjang hari.

Dengan kata lain, menyisihkan waktu khusus untuk berjalan kaki dalam satu sesi utuh dinilai lebih efektif menyehatkan jantung dibanding sekadar berjalan-jalan sebentar-sebentar di sela aktivitas rumah tangga atau kantor.

Agar manfaat jalan kaki lebih optimal, dokter spesialis jantung menyarankan intensitas jalan kaki yang mampu meningkatkan detak jantung hingga sekitar 50-70 persen dari detak jantung maksimal, yang dapat dihitung dengan rumus 220 dikurangi usia.

Cara sederhana mengukurnya adalah dengan talk test, yakni saat berjalan masih bisa berbicara namun mulai sedikit terengah, artinya intensitas sudah berada pada level yang tepat.

Selain durasi dan intensitas, konsistensi tetap menjadi faktor utama. Menjadikan jalan kaki sebagai kebiasaan harian, misalnya dengan berjalan kaki ke tempat kerja, mengelilingi lingkungan rumah pada pagi hari, atau memilih tangga dibanding lift, dinilai lebih efektif menjaga kesehatan jangka panjang dibanding olahraga intensitas tinggi yang dilakukan sesekali.

 

Artikel Terkait