Demo 27 Agustus Berdampak pada Transportasi, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Disesuaikan
Penyesuaian dilakukan setelah aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis, 2
Kebiasaan menggunakan telepon seluler dalam waktu lama tidak seharusnya dianggap sepele. Posisi tubuh yang salah dan penggunaan perangkat secara terus-menerus dapat memicu berbagai gangguan fisik, terutama pada bagian leher, bahu, dan tulang belakang.
Dikutip dari cnnindonesia.com saat menggunakan ponsel banyak orang secara tidak sadar menundukkan kepala dalam waktu yang lama. Posisi tersebut ternyata salah dan tidak tepat. Bahkan jika hal tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama dapat memberikan tekanan tambahan pada bagian leher dan memicu ketegangan otot.
Kebiasaan duduk sambil membungkuk ketika menatap layar juga dapat memengaruhi postur tubuh. Dalam jangka panjang, posisi yang tidak ideal berpotensi menyebabkan keluhan seperti nyeri leher dan punggung.
Gangguan akibat penggunaan perangkat tidak hanya berkaitan dengan posisi tubuh. Penggunaan layar secara berlebihan juga dapat menyebabkan mata bekerja lebih keras, terutama ketika pengguna terus menatap layar tanpa jeda yang cukup.
Karena itu, penggunaan ponsel perlu diimbangi dengan pengaturan posisi tubuh dan waktu istirahat. Pengguna dapat mengurangi kebiasaan menunduk terlalu lama, mengubah posisi secara berkala, serta memberi jeda dari paparan layar.
Penggunaan gadget berjam-jam dengan posisi membungkuk diketahui dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang leher dan memicu ketegangan otot serta nyeri pada leher dan punggung.