Demo 27 Agustus Berdampak pada Transportasi, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Disesuaikan
Penyesuaian dilakukan setelah aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis, 2
Pempek menjadi salah satu kuliner yang kerap dipilih sebagai oleh-oleh. Namun, ketahanan makanan khas Palembang tersebut sangat bergantung pada cara penyimpanan dan kondisi produk sebelum dibawa pulang.
Melansir dari Kompas.com pempek yang akan disimpan perlu mendapat penanganan berbeda sesuai dengan kondisinya. Produk yang dibiarkan pada suhu ruang memiliki risiko lebih cepat mengalami perubahan kualitas dibandingkan pempek yang disimpan dalam suhu dingin atau beku.
Karena itu, masyarakat yang membeli pempek untuk oleh-oleh perlu memperhatikan waktu perjalanan dan tujuan pengiriman. Pempek yang dibawa dalam perjalanan jauh membutuhkan metode penyimpanan yang dapat menjaga kualitas makanan hingga sampai ke tempat tujuan.
Penyimpanan menggunakan pendingin dapat membantu memperlambat penurunan kualitas pangan. Sementara untuk penyimpanan lebih lama, pembekuan dapat menjadi salah satu cara untuk memperpanjang masa simpan makanan, selama proses penyimpanan dilakukan dengan benar.
Kemasan juga memiliki peran penting. Pempek perlu dikemas secara rapat dan disimpan dalam kondisi yang sesuai agar tidak mudah terkontaminasi. Sebelum dikonsumsi, kondisi makanan juga perlu diperiksa, terutama aroma, tekstur, dan perubahan lain yang dapat menunjukkan penurunan kualitas.
Bagi pembeli yang menjadikan pempek sebagai oleh-oleh, memahami cara penyimpanan menjadi langkah penting agar makanan tetap layak dikonsumsi setelah perjalanan.
Prinsip penyimpanan pangan dalam suhu yang tepat juga menjadi faktor utama dalam menjaga masa simpan produk makanan.